skip to main |
skip to sidebar
Karna sampai fajar tiba kau tak pulang juga
Padahal dingin yang menyerupa pisau
Terus menusuk setiap pori pori hati
Dan aku hanya bisa merayakan diantara gerimis pagi
Pada rindu yang begitu batu
Dan bila sampai batas senja
Kau yang kunanti tak juga setia
Maka kelak kan ku tandai pertemuan antara kau dan aku
Walau berakhir padam
...................................................................
Kemanakah lidahmu yang sering menyebut
namaku kekasih,pikiranmu yg selalu memimpikanku,
ciumanmu yg menghangatkanku kal
a kedinginan hari membekukan diriku serta genggaman
tanganmu yang seakan tak ingin melepas kepergianku.Kemanakah perginya semua itu
,mungkinkah ia terbawa sang waktu yang sombong.
Ku sujudkan tubuhku yang lemah ini dihadapanmu
,ku mohon kembalilah seperti yang dulu, dimana bayanganku selalu disisimu & menjagamu..!!
Tuhan...
Padamkanlah rasa yang ada di hatiku
sebelum ia membakar seluruh tubuhku, hapuskanlah
pikiranku sebelum ia mengendalikan otakku.
Tenggelamkanlah jiwaku sebelum jiwaku memunculkan dirinya. Pudarkanlah cinta&sayang ini sebelum
ia mewarnai hari-hariku.Jahitlah mulutku sebelum ia
bertutur&lenyapkanlah panca inderaku ini
untuknya karena jika semua itu tak terjadi, aku akan luluh lagi karenanya.
Deru pagi mulai membising
Ranum dekap fajar menyingsing
Embum memapas tangkai tangkai ranting
Dan hampar semak tak ada yang kering
Selalu begitu
Sepagi ini pun kau bermain di hatiku
Setapak sunyi sebelum pagi
Kau lekas tinggalkan aku di tungkai mimpi
Ku hanya meminang hari
Menandai waktu setelah kau pergi
Menunggumu kembali
Dengan jelaga hati menanti
Dan tungku cinta ini kan selalu berapi
Karna kau berjanji bersambang malam ini
sore yang cerah menghiasi
hari-hari ku yang sendu.
tanpa seseorang yg bisa
mengisi hati in..
hatiku sedih dan pilu ketika
kau menolak cintaku
namun apa kata
hati tak bisa berbohong cinta tak bisa dipaksa.
.
wahai dirimu pujaan hatiku
aku hanya ingin kau tau.
aku sangat mencintaimu ..
melebihi dari apapun ..