Rabu, 12 Desember 2012

Malam ketika gerimis menyulam sendu
Seperti tetes air mata dari sang waktu

Ada bujuk merayu
Ada sapih mata mata sayu

Kau dan aku serajut dalam dekapan
Telah lelah menerjemah perjalanan
Megeja dari sepotong harapan
Dari tapak angan dan perasaan

Aku bersandar lelah di bahumu
Bahu yang kekar selalu melindungikuDari air matakuDari gusar hati tak lekas laluMalam ketika gerimis menyulam senduTak henti ku menatapmuMematik angan akan ketegaran cintaSaat ku rapuh dengan sebak di dada

Bilakah kelak kita selalu bersama !!

0 komentar:

Posting Komentar